• Jumat, 9 Desember 2022

Apa Itu Kateter Urin? Berikut Jenis dan Efek Samping Penggunaannya

- Jumat, 3 Juni 2022 | 17:11 WIB
Apa Itu Kateter Urin? Berikut Jenis dan Efek Samping Penggunaannya (Eliola)
Apa Itu Kateter Urin? Berikut Jenis dan Efek Samping Penggunaannya (Eliola)

Belakangan ini viral kasus tenaga kesehatan (nakes) yang membuat konten curhat saat melakukan pemasangan kateter urin. Tindakannya tersebut diduga mengarah pada pelecehan seksual. Lalu, apa itu kateter urin?

Viralnya nakes yang mengunggah konten yang dianggap sebagai pelecehan seksual tersebut, berbuntut pada pelanggaran kode etik. Nakes yang bertugas di RSUD Wonosari itu menulis "tantangan" ketika memasang kateter urin.

"Ketika aku harus masang kateter urin/DC untuk pasien cowok. Mana udah cakep, seumuran lagi," tulis nakes perempuan tersebut dalam videonya yang diunggah di platform TikTok.

Saat dilakukan penelusuran, diketahui bahwa perempuan itu bukanlah perawat RSUD Wonosari. Perempuan tersebut hanya seorang mahasiswi magang dari Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta yang tengah melakukan praktik di RSUD Wonosari.

Ditengah viralnya vide tersebut, netizen tak hanya penasaran dengan sosok perempuan tersebut. Namun banyak pula yang penasaran mengenai apa itu kateter urin yang dipasang oleh nakes perempuan tersebut.

Apa itu Kateter Urin?

Berikut kami rangkum penjelasan mengenai apa itu kateter urin, lengkap dengan jenis dan efek samping pemasangannya.

Kateter urin adalah sebuah alat berbentuk selang kecil yang tipis dan terbuat dari karet atau plastik berbahan lentur. Alat ini dipasang dengan cara memasukannya ke dalam saluran kencing agar penggunanya bisa kencing dan membuang urin dengan normal.

Penggunaan kateter urin biasanya dipakai bagi orang yang memiliki gangguan pada sistem perkemihan, termasuk penyakit kandung kemih.

Siapa Saja yang Perlu Menggunakan Kateter Urin?

Kateter urin biasanya digunakan untuk berbagai bidang medis seperti dalam menangani penyakit tertentu hingga membantu dalam prosedur operasi. Alat ini juga sangaat diperlukan bagi pasien yang sedang sakit dan tidak bisa membuang urin atau kencing dengan normal.

Halaman:

Editor: Fbrzio Tanjung

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X